NewsTren

Fakta di Balik Film Vina, Korban Pembunuhan Geng Motor

431
×

Fakta di Balik Film Vina, Korban Pembunuhan Geng Motor

Share this article
film vina

Film Vina: Sebelum 7 Hari sukses menyedot perhatian publik. Film ini terinspirasi kisah nyata Vina Puspita dan Rizky alias Eky, sepasang kekasih yang menjadi korban pembunuhan sadis geng motor. Peristiwa memilukan ini terjadi pada 27 Agustus 2016.

Diketahui Vina dan Eky pada waktu itu masih berusia 16 tahun. Mereka ditemukan tergeletak di jalan layang di Kepongpongan, Talun, Cirebon, Jawa Barat dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Fakta Menarik Film Vina: Sebelum 7 Hari

Awal mula kasus ini, polisi memiliki dugaan Vina dan sang kekasih merupakan korban kecelakaan tunggal. Namun setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, terdapat kejanggalan. Hal tersebut diperkuat dengan keterangan dari para saksi, yakni rekan dari korban.

Diangkat dari Kisah Nyata

Film Vina mengangkat kisah nyata gadis dari Cirebon dan kekasihnya yang menjadi korban pembunuhan geng motor Moonraker. Kala itu, kedua korban dan teman-temannya melewati Kawasan SMPN 11 Kalitanjung, Cirebon. Kemudian terdapat geng motor yang melempari batu ke arah rombongan melintas.

Bahkan geng motor mengejar rombongan korban. Akhirnya menjatuhkan kedua korban dan yang lainnya melarikan diri. Korban lantas dibawa geng motor ke lokasi pelemparan batu. Mereka mengeroyok Eky dan secara bergiliran melakukan aksi tak senonoh kepada Vina.

Setelah mnewaskan kedua korban, gerombolan geng motor lalu membuang korban ke fly over. Hal itu sebagai alibi jika peristiwa yang terjadi adalah kecelakaan tunggal lalu lintas. Namun berdasarkan pengembangan kasus dari berbagai bukti dan para saksi, Vina dan Eky menjadi korban pembunuhan berencana.

Kemudian, lokasi ditemukan korban ini menjadi lokasi syuting film Vina. Produser film menjelaskan jika 80% lokasi syuting merupakan tempat kejadian asli korban dibunuh.

Dukungan Keluarga Korban

Film ini mendapatkan persetujuan dan dukungan dari keluarga korban. Dheeraj Kalwani, Produser dan CEO Dee Company bersyukur telah mempercayakan dan memberikan dukungan penuh atas film Vina ini sebelum menulis skenario, syuting hingga trailer meluncur.

Pemeran utama film ini adalah Nayla Denny Purnama, yakni berperan sebagai Vina. Awalnya Nayla berperan sebagai Linda, yakni sahabat Vina yang dirasuki roh Vina. Akan tetapi, pemilihan Nayla sebagai pemeran utama ini atas pilihan keluarga korban yang menilai kemiripannya dengan Vina.

Untuk kelancaran proses syuting, pihak Dee company meminta izin dan restu dari keluarga Vina. Para pemain yang didominasi anak muda beserta dengan para kru film mendoakan dan meminta izin agar proses syuting berjalan lancar dengan berziarah ke makam Vina.

Keluarga Eki Menolak

Sementara itu, pihak keluarga Eky menolak untuk disangkut-pautkan dengan film Vina ini. Produser film menjelaskan alasan bahwa keluarga Eky tidak ingin mengorek luka lama. Sehingga film ini lebah banyak menyorot kehidupan Vina.

Respon Negatif

Berbagai respon dari netizen mewarnai tayangnya film ini. Tidak sedikit dari mereka yang memberikan respon negatif, karena banyak yang beranggapan jika lebih cocok diangkat menjadi film dokumenter daripada film dengan genre horor. Ini untuk menghormati almarhum Vina.

Disisi lain, keluarga korban sempat menolak pembuatan film ini. Namun, akhirnya keluarga korban mengizinkan pembuatan film dengan alasan supaya tiga pelaku yang hingga kini masih menjadi buron bisa polisi tangkap.

Harapannya film Vina ini tidak semata sebagai hiburan saja. Namun bisa memberikan manfaat agar tidak ada lagi korban dari aksi sadis seperti kasus Vina dan juga perundungan dari geng motor. Kemudian terdapat pesan penting film ini, yakni tentang bullyng dan geng motor yang masih sering terjadi, disisi lain hukum masih belum tegak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *